Minggu, 03 Oktober 2010

Tahapan Tahapan Pemodelan 3D


                                                 Pemodelan 3D

              Proses pemodelan 3D  dibagi menjadi  beberapa tahapan untuk pembentukannya. Seperti obyek apa yang ingin dibentuk  sebagai obyek dasar, metoda pemodelan obyek 3D, pencahayaan dan animasi  gerakan obyek sesuai dengan urutan proses yang akan dilakukan.
   


    Motion Capture/Model 2D
          Yaitu langkah awal untuk menentukan bentuk model obyek yang akan  dibangun dalam bentuk 3D. Penekanannya adalah obyek berupa gambar wajah  yang sudah dibentuk intensitas warna tiap pixelnya dengan metode Image  Adjustment Brightness/Contrast, Image Color Balance, Layer Multiply, dan tampilan  Convert Mode RGB dan format JPEG. Dalam tahap ini digunakan aplikasi grafis  seperti Adobe Photoshop atau sejenisnya.

    Dasar Metode Modeling 3D
           Ada beberapa metode yang digunakan untuk pemodelan 3D. Ada jenis  metode pemodelan obyek yang disesuaikan dengan kebutuhannya seperti dengan  nurbs dan polygon ataupun subdivision. Modeling polygon merupakan bentuk  segitiga dan segiempat yang menentukan area dari permukaan sebuah karakter. Setiap polygon menentukan sebuah bidang datar dengan meletakkan sebuah  jajaran polygon sehingga kita bisa menciptakan bentuk-bentuk permukaan. Untuk  mendapatkan permukaan yang halus, dibutuhkan banyak bidang polygon. Bila  hanya menggunakan sedikit polygon, maka object yang didapat akan terbag i sejumlah pecahan polygon. Sedangkan Modeling dengan NURBS (Non-Uniform  Rational Bezier Spline) merupakan metode paling populer untuk membangun  sebuah model organik. Kurva pada Nurbs dapat dibentuk dengan hanya tiga titik  saja. Dibandingkan dengan kurva polygon yang membutuhkan banyak titik  (verteks) metode ini lebih memudahkan untuk dikontrol. Satu titik CV (Control  verteks) dapat mengendalikan satu area untuk proses tekstur.

   Proses Rendering
    Rendering adalah proses akhir dari keseluruhan proses pemodelan ataupun  animasi komputer. Dalam rendering, semua data-data yang sudah dimasukkan  dalam proses modeling, animasi, texturing, pencahayaan dengan parameter  tertentu akan diterjemahkan dalam sebuah bentuk output. Dalam standard PAL  system, resolusi sebuah render adalah 720 x 576 pixels. Bagian rendering yang  sering digunakan:
- Field Rendering
    Field rendering sering digunakan untuk mengurangi strobing effect yang  disebabkan gerakan cepat dari sebuah obyek dalam rendering video.
- Shader
    Shader adalah sebuah tambahan yang digunakan dalam 3D software tertentu  dalam proses special rendering. Biasanya shader diperlukan untuk memenuhi  kebutuhan special effect tertentu seperti lighting effects, atmosphere, fog dan  sebagainya.

    Texturing
           Proses texturing ini untuk menentukan karakterisik sebuah materi obyek  dari segi tekstur. Untuk materi sebuah object bisa digunakan aplikasi properti  tertentu seperti reflectivity, transparency, dan refraction. Texture kemudian bisa  digunakan untuk meng-create berbagai variasi warna pattern, tingkat  kehalusan/kekasaran sebuah lapisan object secara lebih detail.

    Image dan Display
       Merupakan hasil akhir dari keseluruhan proses dari pemodelan. Biasanya  obyek pemodelan yang menjadi output adalah berupa gambar untuk kebutuhan  koreksi pewarnaan, pencahayaan, atau visual effect yang dimasukkan pada tahap  teksturing pemodelan. Output images memiliki Resolusi tinggi berkisar Full

Jumat, 24 September 2010

KULIAH PEMODELAN 3D

Lebih Jauh Tentang Sistem Koordinat.

Prinsip dasar 3D
Melihat obyek secara tiga dimensi (3D) berarti melihat obyek dalam bentuk sesungguhnya. Penggambaran 3D akan lebih membantu memperjelas maksud dari rancangan obyek karena bentuk sesungguhnya dari obyek yang akan diciptakan divisualisasikan secara nyata. Penggambaran 3D merupakan pengembangan lebih lanjut dari penggambaran 2D.


Koordinat Kartesian 2D
Sistem Koordinat kartesian 2D mempunyai dua sumbu. Sumbu pertama adalah sumbu X dengan arah horisontal dan sumbu kedua adalah sumbu Y dengan arah vertikal. pertemuan ke dua buah tersebut disebut sebagai pusat sumbu yang digunakan sebagai acuan.


Sistem Koordinat Kartesian 3D
Sistem koordinat kartesian 3D mempunyai 3 buah sumbu yang disebut sebagai sumbu X,Y dan Z. ketiga buah sumbu tersebut masing-masing saling tegak lurus dan berpotongan pada suatu titik. Titik potong ketiga sumbu tersebut disenut sebagai pusat sumbu.



Perbedaan antara 2D dan 3D

Penggambaran Koordinat Kartesian 2D

Dalam 2D, obyek digambar dalam bidang xy



Penggambaran Koordinat Kartesian 3D

Dalam 3D, penggambaran dan penampilan obyek 3D bermain di didalam 3 ruas koordinat yaitu X, Y, dan Z.
 


 

Pada Sistem koordinat 3D dibagi menjadi 2 sistem aturan yang baku yaitu:
  • WCS ( world coordinate system ), wcs adalah koordinat yg posisidan arahnya selalu tetap dan bersifat absolute. Disini arah sumbu x,y,z yang anda masukan selalu dihitung dari titik acuan yang sama, tidak tergantung dari arah pandang saa ini.
  • UCS ( user coordinate system ), ucs adalah sistem koordinat yang dapat diubah-ubah ( dipindah dan dirotasikan ) sesuai dengan keinginan pengguna.

Disamping 2 sistem koordinat tersebut sebenarnya ada lagi yang di sebut dengan koordinat polar dan koordinat relatif yang harus juga kita pahami  juga.

Koordinat Polar
Format umum @jarak<
Ө <Ǿ  



Koordinat relatif
  • Relatif adalah sebuah koordinat pengguna untuk menentukan titik penempatan berikutnya dari titik saat ini, dengan memasukan nilai panjang dan lebar serta tinggi.
  • Format relatif untuk 2D adalah @panjang, lebar
  • Format relatif untuk 3D adalah @panjang,lebar,tinggi

(oleh : minarto (2210205021) )



Rabu, 17 Februari 2010

Peserta Sertifikasi Guru 2010 Banyuwangi dari Tingkat TK/SD/SMP/SMA/SMK Negeri dan Swasta Se Kabupaten Banyuwangi.

Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Banyuwangi pada tahun ini selangkah lebih maju dengan mengumumkan Hasil Uji Publik Calon Peserta Sertifikasi Guru Banyuwangi 2010 lebih cepat. Karena nama nama peserta sementara untuk sertifikasi 2010 bisa langsung di download atau sekedar dilihat bisa langsung dari rumah masing masing dengan mengakses http://dispendikbwi.co.cc ...yaitu alamat dispendikpora Banyuwangi di dunia maya.
Kalau males kealamat itu...bisa langsung ke alamat dibawah ini...
1. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMK Negeri lihat / unduh disini
2. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMK Swasta lihat / unduh disini
3. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMA Negeri  lihat / unduh disini
4. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMA Swasta lihat / unduh disini 
5. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMP Negeri lihat / unduh disini 
6. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SMP Swasta lihat / unduh disini 
7. Hasil Uji Publik Calon Sertifikasi Guru 2010 dispendikbwi SD NON PNS NON S1 lihat / unduh disini 
8. Data Terbaru Calon Sertifikasi Guru 2010 SD NON PNS S1 lihat / unduh disini



Bagi Bapak/ Ibu guru yang namanya di atas garis merah...selamat yo...sukses yo.....silahkan segera mempersiapkan protopolio halah salah...fortofolio...kalo belum punya silahkan unduh disini 

Kalaupun Bapak/Ibu guru bingung atau butuh PTK...nggak usah malu menghubungi kami di e-mail kami minarto.boy@gmail.com  atau sms aja ke 081934891573...Kami akan bantu anda menyiapkan PTK untuk semua jenjang dan semua mata pelajaran.... dijamin belum pernah digunakan untukmaju sertifikasi pada tahun sebelumnya...




contoh contoh PTK..ada di halaman lain di blog ini....coba buka deh...



Rabu, 20 Januari 2010

Software Iklan Baris Massal
Software Iklan Baris Massal

DOWNLOAD SKL DAN KISI KISI UNAS 2010

       Untuk kamu...yang kelas XII atau kelas 3 SMA ada baik nya download ini...ini adalah SKL atau kisi-kisi soal UNAS 2010...bolehlah di sebut bocoran materi UNAS besok....jadi belajarmu nggak nggrambyang kemana-mana alias bisa fokus...donwload aja gratis kok...akhirnya...semoga lulus...and successsss...foreverrrr

DOWNLOAD PEMBAHASAN SOAL EKSPONEN DAN LOGARITMA